Wednesday , January 24 2018
Breaking News
Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Hujan yang sempat mengguyur Jakarta pada Sabtu malam (20/12) tidak menyurutkan antusiasme Umat Islam Jakarta untuk memperingati Haul atau hari wafatnya Nabi besar Muhammad SAW di Islmic Cultural Center (ICC), Jakarta Selatan.

Aula ICC yang luasnya dua kali lapangan futsal tidak mampu menampung para pecinta Rasulullah SAW yang datang untuk mengenang Rasulullah SAW sebagai sosok dan tauladan yang wajib ditiru bagi seluruh umat Islam. Bahkan sebagian jamaah terpakasa harus menempati lahan parkir yang berada di belakang aula, sebab aula sudah tidak mampu lagi menampung mereka.

Ustaz Abdullah Assegaf, menyampaikan tausyiahnya dan menerangkan bagaimana kemuliaan akhlak Rasulullah SAW terhadap mereka yang bukan hanya sahabat tapi juga pada mereka yang memusuhinya.

Ustaz Abdullah Assegaf menceritakan sebuah riwayat bahwa pada saat Imam Husain terlahir, datang kabar dari Malaikat Jibril pada Rasulullah SAW yang memberi kabar bahwa, Imam Husain akan terbunuh di Padang Karbala. Sementara Rasulullah tahu siapa yang akan membunuh Imam Hussein. Tapi Rasulullah tetap berhubungan baik dengan mereka dan tidak pernah mengancam kehidupan mereka.

“Bukan sesuatu yang ringan, bagaimana Rasulullah tidak mensikapi musuhnya dengan permusuhan yang sama,” tegas ustaz Abdullah Assegaf.

Kita saat ini, menurut ustaz Abdullah Assegaf hidup dalam fitnah yang semakin besar dan kuat. Dimana komunikasi-komunikasi semakin cepat dan semakin mudah, apa yang kita ketik sedirian di kamar, hal itu bisa dibaca oleh ribuan orang, dengan menggunakan media sosial yang menjamur selama ini.

Saat ini di media sosial, menurut Ustaz Abdullah Assegaf, sulit untuk dibedakan antara Syiah Imam Ali dan Musuhnya Imam Ali. Mereka saling mencaci, saling memaki, saling mengkafirkan, saling menyesatkan, menggunakan kalimat-kalimat yang tidak semestinya disampaikan.

“Tapi pecinta Rasulullah SAW tidak seperti itu, pecinta Ahlul Bait adalah orang yang santun, orang yang pintar, yang berbicara dengan hujjah dan lemah lembut,” tegas ustaz Abdullah Assegaf.

Acara Haul tersebut kemudian ditutup dengan doa ziarah bersama kepada Rasulullah SAW.(Lutfi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top