Internasional
Iran Resmikan Patung “Penakluk Khaybar”, Simbol Kemenangan dan Kehormatan
Ahlulbait Indonesia, 4 Januari 2026 — Patung simbol “Penakluk Khaybar” diresmikan di Lapangan Imam Khomeini, Teheran, bertepatan dengan peringatan hari kelahiran Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as. Setelah peresmian awal, simbol tersebut direncanakan akan dipasang secara permanen di Jalan Raya Imam Ali as.
Menurut laporan Tasnim News Agency, Sabtu (3/1/2026), upacara peresmian berlangsung dengan kehadiran sejumlah pejabat Pemerintah Kota Teheran. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program budaya dan seni yang tengah digelar pemerintah kota.
Acara tersebut diselenggarakan dalam kerangka kampanye perkotaan bertajuk “It Will Happen Again”, sebuah program yang dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian publik melalui pemutaran film dan berbagai aktivitas seni di ruang-ruang kota.
Baca juga : Ketua Persatuan Ulama Perlawanan Dunia Kritik Respons Dunia Islam atas Krisis Gaza
Pemerintah Kota Teheran menyatakan bahwa kampanye ini bertujuan untuk menafsirkan kembali konsep martabat, perlawanan, serta kemenangan iman atas dominasi kekuatan material melalui pendekatan simbolik dan kultural.
Bersamaan dengan peresmian patung, turut digelar pertunjukan “Drama Agung Penaklukan Khaybar”, sebuah drama lapangan yang dipentaskan dalam 12 babak. Pertunjukan tersebut menggambarkan narasi historis penaklukan Khaybar serta kesinambungan konflik hingga konteks kontemporer, termasuk yang digambarkan sebagai Perang Dua Belas Hari.
Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Kota Teheran menyebut simbol “Penakluk Khaybar” sebagai representasi kemenangan kehormatan atas penghinaan. Dengan mengaitkan sejarah Islam dan dinamika perlawanan kontemporer, simbol ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan bahwa kekuatan iman tidak bergantung pada tembok, kecanggihan senjata, maupun hegemoni musuh, dan diyakini akan “terulang kembali”. [HMP/ABI]
Sumber: Tasnim News Agency
