Friday , November 15 2019
Breaking News
Aksi Demo Bela Palestina di Canberra Australia

Aksi Demo Bela Palestina di Canberra Australia

Aksi Demo Bela Palestina di Canberra AustraliaMinggu (13/ 7/2014) lalu, sekitar 200 orang berunjuk rasa di depan gedung parlemen Australia sebagai reaksi atas agresi militer Israel ke Jalur Gaza. Mereka menuntut agar dunia internasional terutama media massa tak menutup mata atas agresi militer bersandi “Operation Protective Edge” rezim Zionis Israel terhadap jalur Gaza yang telah menelan korban jiwa hampir 150 orang dan sebagian besar adalah wanita dan anak-anak dalam beberapa hari terakhir itu.

Sangat disesalkan bahwa tindakan Israel menyerang Gaza dilakukan bukan hanya untuk membidik para pejuang HAMAS. Melainkan juga ditujukan kepada siapa saja yang ada di Jalur Gaza tanpa memandang apakah korbannya warga sipil, wanita maupun anak-anak.

Para demonstran juga menuntut agar politik apharteid rezim Zionis Israel yang memperlakukan warga Palestina sewenang-wenang tidak selalu berakhir pada negosiasi damai tanpa ujung. Mereka menilai selama ini tidak ada niatan baik dari Israel untuk menempuh jalan damai di Palestina, karena rezim anti kemanusiaan itu terus membuka pemukiman baru dan tak henti-hentinya terus membantai warga Palestina.

Hingga saat ini Israel hanya berlindung di balik justifikasi bahwa Hamas atau kelompok jihad Palestina lah yang terlebih dahulu memancing serangan yang mereka lancarkan. Alasan itu dinilai tidak masuk akal, karena serangan Hamas (jikalau pun ada) terjadi karena sudah sekian puluh tahun ini rezim Zionis Israel tidak pernah memberikan pilihan lain bagi rakyat Palestina.
Israel tidak pernah menginginkan adanya negara Palestina, hal itulah yang menyebabkan perdamaian di tanah Palestina tidak pernah tercapai setelah berlangsung selama puluhan tahun tersebut.
Demonstran juga mengajak masyarakat seluruh dunia untuk melakukan aksi boikot terhadap produk-produk Israel, karena secara tidak langsung dengan membeli produk Israel maka dana akan mengalir ke negara tersebut, dan semua dana yang mengalir ke Israel dapat dipakai untuk membunuhi warga Palestina.

Aksi di Canberra ini merupakan lanjutan aksi damai solidaritas untuk Palestina yang sebelumnya telah digelar di Melbourne dan beberapa kota besar lain di Australia.

Dukungan terus mengalir, tidak hanya datang dari kalangan warga Palestina yang berada di Australia, namun juga dari warga di berbagai negara seperti Mesir, Arab Saudi, Qatar, Irak, Iran, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, Indonesia dan beberapa warganegara Australia yang notabene bukan Muslim, seperti Kristen,  dan Katolik, bahkan juga kalangan atheis dan gerakan sosialis di negeri Kangguru itu. (Fuad/Yudhi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top