Monday , August 26 2019
Breaking News

Produser Khazanah Trans7 Didatangi Ahlulbait Indonesia

Tim Media ABI bertemu dengan Selo Ruwandini, Produser Khazanah Trans7 (baju hitam paling kanan)

Tim Media ABI bertemu dengan Selo Ruwandini, Produser Khazanah Trans7 (baju hitam paling kanan)

Jum’at 1 November 2013, Ahlulbait Indonesia (ABI) mendatangi Trans7 terkait program Khazanah episode ke-7 yang bertajuk Mengenal Syi’ah edisi Ghadhir Khum yang isinya dituding tidak objektif dan mendiskreditkan madzhab Syi’ah.

Saat ditegaskan apakah memang pihak redaksi Khazanah menyimpulkan bahwa Syi’ah itu sesat dan bukan Islam, Selo Ruwandini, produser Khazanah mengatakan bahwa pihaknya tidak menuding Syi’ah sesat. Ia mengklarifikasi bahwa ada kesalahpahaman, bahwa ada pihak-pihak tertentu yang mengskemakan pemberitaan Syi’ah itu bukan Islam. Tetapi dalam tweet resmi Khazanah sendiri, @Khazanah7, dituliskan bahwa Syi’ah itu sesat.

Di Youtube sendiri, program Khazanah ini diupload oleh akun atas nama Helmi Fauzi, dengan judul yang diubah menjadi “Khazanah 2013.10.31 – Syi’ah Bukan Islam”. Hal ini menimbulkan banyak pemirsa yang merasa keberatan dan melayangkan kecaman pada pihak Trans 7 serta pengaduan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas program ini.

Musa Alkadzim dari Ketua Bidang Media ABI meminta redaksi Trans7 untuk memperhatikan dan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik seperti cover both sides dan asas keseimbangan. UU Penyiaran juga menuntut media yang memanfaatkan frekuensi publik seperti televisi Trans7 memperhatikan kaidah-kaidah dan kode etik jurnalistik yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan ideologi Pancasila ini.

Musa juga meminta redaksi Trans7 yang membidani program Khazanah untuk memakai prinsip show them don’t tell them (gambarkan dan jangan nyatakan) dengan memperkaya muatan tayangan menggunakan pemakaian kata-kata benda yang menggambarkan fakta dan tidak menyatakan penilaian yang cenderung menggunakan kata-kata sifat seperti sesat, menyesatkan, mengaku Muslim dan sebagainya.

Sebelumnya, pihak Khazanah juga pernah menerima pengaduan dan protes dari NU karena program Khazanah menyerang ajaran-ajaran NU seperti sholawat dan ziarah. (ABI/JA)

18 comments

  1. Salam

    Salut untuk Bagian Media ABI yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan lainnya demi kemaslahatan umat dan tidak tinggal diam atas program yang akan menimbulkan efek negatif di tengah masyarakat tapi pada saat yang sama dilakukan dengan elegan dan tidak brutal dan anarkis.

    Wassalam

    • Harusnya nanya nya ama Ustadz Bachtiar Nasir dong,,,
      🙂
      kan Beliau yang jadi narasumbernya

      kalo nanya ama pihak pertelevisian,, ya urusannya se simpel “rating”

  2. “Wahai Rasul, sampaikanlah apa yang telah diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu. Dan jika kamu tidak kerjakan, bererti kamu tidak menyampaikan amanat-Nya” (Surah al-Maidah 5:67). “Sesungguhnya Jibril telah turun kepadaku sebanyak tiga kali memerintahkanku supaya menyampaikan perintah Tuhanku; supaya aku terus melaksanakannya. Aku pun mengisytiharkannya kepada semu peringkat; sama ada yang berkulit putih dan yang berkulit hitam bahawa sesungguhnya `Ali bin Abi Talib a.s adalah saudaraku, wasiku, khalifahku dan imam selepasku di mana kedudukannya di sisiku samalah kedudukan Harun di sisi Musa selain dari kenabian kerana tiada nabi selepasku (Al-Bukhari, Sahih, Cairo 1348 H, III, hlm. 54 dalam “Kitab al-Maghazi” bab peperangan Tabuk; Muslim, Sahih, Cairo 1311 H, II ,hlm. 236 dan 237 dalam bab “Fadl al-Sahabah”, bab Fadl `Ali A.S.; Ahmad b. Hanbal, al-Musnad, I, hlm. 98, 118 dan 119; Ibn Hajr al-`Asqalani, al-Isabah, II, hlm. 507.) Wahai manusia adakah kalian mengetahui sesungguhnya Allah adalah maulaku, aku maula mukminin dan aku adalah lebih aula daripada diri mereka sendiri? Mereka menjawab: Ya! wahai Rasulullah. Dia bersabda: Berdirilah wahai `Ali, maka aku (`Ali)pun berdiri. Kemudian beliau bersabda: Siapa yang menjadikan aku maulanya, maka `Ali adalah maulanya. Wahai Tuhanku! Hormatilah orang yang mewalikannya dan tentanglah orang yang bermusuhan dengannya.” – Teks di atas merupakan sebahagian teks khutbah Rasulullah saw di Ghadir Khum. Selepas Rasulullah saw mengumumkan pelantikan Ali sebagai maula, maka turunlah ayat penyempurnaan iaitu Surah Al-Maidah ayat 3: Pada hari ini Aku telah menyempurnakan untuk kalian agama kalian, telah mencukupkan atas kalian nikmat-Ku, dan telah meredhai Islam menjadi agama bagi kalian. – Ayat di atas merupakan ayat terakhir dalam Al-Quran

    • Harusnya nanya nya ama Ustadz Bachtiar Nasir dong,,,
      🙂
      kan Beliau yang jadi narasumbernya.

      kalo soal perbedaan pemahaman syi’i yang berbeda dengan muslimin dan mukiminin,, ya emang tetep bakal beda,, toh sejak dasar2 keyakinan aja beda.

  3. looh yaa gak hanya itu, mereka kudu mengklarifikasi pernyataannya di media yang sudah dipublish…kalo cuma mengakui saja tanpa mengklarifikasi acara yang sudah dibuat yaa manis dimulut aja

    • betul2,,, 🙂 jadi Harusnya nanya nya ama Ustadz Bachtiar Nasir dong,,,

      kan Beliau yang jadi narasumbernya.

      pertemukan aja di dokumentasi dan di publish

  4. Harusnya nanya nya ama Ustadz Bachtiar Nasir dong,,,
    🙂
    kan Beliau yang jadi narasumbernya

  5. knp tdk sekalian di laporkan ke KPI saja, dgn tuduhan Menyebarkan Kebencian .. statiun TV nya harus di beri shock terapi. agar produser salafi di tendang dari statiun TV tsb..

  6. khameni bin djafar

    apa alasan x mengkafirkan shabat umar bin khatab r.a, abu bakar ash siddiq r.a, utsman bin affan,dan knp memakai sistem immamiah

    • ahlulbait author

      Syi’ah tidak mengkafirkan sahabat. dalam Syi’ah setiap yang bersyahadat adalah Islam. ketidaksetujuan bukan berarti mengkafirkan.

  7. jika ada yg mengatakan syiah bukan islam…saya membenarknnya,,islam alah agama tauhit…,sedangkan syiah adalah ajaran imamah,kami jg sedih atas kematian cucu nabi husaen bin ali,tapi kami tidak melebih2kan dalam meraapi kesedihan,dan syiahlah pembunuh cucu nabi tersebut…
    syahadat kalian berbeda tidak berdsarkan ketauhitan
    shlat kalian hanya 3 waktu
    kalian mensejajarkan imam kalian dengan Allah bahkan derjatnya lebih tinggi dibandingkan malaikan dan nabi “nauzubillah hinzhalik”
    dan ingatlah siksa neraka jauh lebih pedih dibandikan sakit kaum muslim yg kalian bantai,ajaran kalian sama percis seperti nasrani,yahudi nasrani

    • ahlulbait author

      mas Raka, apa yg Anda sebutkan adalah fitnah2 atas Syi’ah yg disebarkan pd orang awam. Ushuluddin (dasar2 agama) Syi’ah sama dgn Muslim lainnya. Ketuhanan, Kenabian, dan Hari akhir. Imam adalah penerus risalah Nabi, tak ada Syi’ah yg meyakini imam yg manusia sejajar dgn Allah Swt. dan lagi, Imamah tak lebih dari sebuah penafsiran yg memperkuat misi Kenabian. sama seperti Sunni meyakini Ulama sebagai pewaris misi Nabi.

      dan banyak lagi fitnah2 lain yg memerlukan penjelasan panjang untuk menjawabnya…
      intinya, mas Raka, kalau mau tahu Syi’ah tanyalah pd orang Syi’ah sendiri yg representatif, yg jumhur (bukan sempalan). itu baru adil. jika tidak, anda cuma akan terbawa oleh derasnya fitnah-fitnah dan kebohongan.

  8. khameni bin djafar

    kalau tdk ingin dibilang sesat sebaiknya xan segera memproklamirkan agama syi’ah jng jd parasit

  9. mau nanya. apa syiah itu ada pada zaman Nabi muhammad shallallahu’alaihiwasallam?

  10. saya sangat ingin belajar lebh mendalam tentang syiah.. saya di malang bisakah saya bergabung atau menghubungi orang yg bisa mengajari saya?? thnks

  11. Salut buat web ini. Kedewasaan iman seseorang salah satunya ditunjukkan dengan kebesaran hati untuk mengakui adanya perbedaan. Kesungguhan mengenali Sang Pencipta membawa kepada persaudaraan dan kasih terhadap orang lain.Toreransi bukan menyamakan semua agama, tetapi menghormati perbedaan dan tetap setia kepada keyakinannya sendiri. Selamat berjuang tim ahlulbait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top