Tuesday , December 18 2018
Breaking News
Kampung Literasi Sigi Mendapat Bantuan 100 Tas Sekolah

Kampung Literasi Sigi Mendapat Bantuan 100 Tas Sekolah

Sulteng – Rombongan Dewan Pengurus Ahlulbait Indonesia (DPP ABI) mengunjungi Kampung Literasi Sigi sekaligus membagikan 100 buah tas anak sekolah di Desa Walatana Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Rabu, (28/11/2018).

Penyerahan tas sekolah secara simbolis oleh Sekjen DPP ABI

Kunjungan ini dihadiri oleh Sekretaris Jendral DPP ABI, Ustaz Ahmad Hidayat yang disambut hangat oleh masyarakat dan pemerintah desa. Mereka ingin melihat perkembangan Kampung Literasi Sigi sejak dilaunching tanggal 27 oktober 2018 yang lalu.

Sebelumnya, Kampung Literasi terbentuk atas hasil rembuk masyarakat, antara pemerintah desa, orangtua siswa dan mahasiswa serta relawan Ahlulbait Indonesia saat tanggap darurat pasca bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala. Program ini adalah lanjutan program sekolah darurat yang dirintis sebelumnya dan berakhir saat anak-anak kembali aktif bersekolah.

Dalam kunjungannya, ustaz Ahmad menyatakan bahwa melalui kampung literasi, anak-anak mendapatkan pengetahuan yang luas karena kebiasaan membaca sudah tertanam dalam dirinya. Sehingga generasi kita memiliki kesadaran pengetahuan yang akan menjadi bekal dalam mendapatkan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.

“Dengan membaca, kita bisa mengerti mana yang benar dan mana yang salah. Mana yang baik dan mana yang buruk. Melalui membaca, anak-anak kita menjadi anak yang saleh dan salehah. Maukah Ibu dan Bapak-bapak sekalian didoakan oleh anak-anaknya?. Maukah Ibu-Ibu dan Bapak-Bapak sekalian tetap mendapatkan kiriman selawat dan fatihah dari anak-anak kita yang saleh dan salehah pada saatnya kita sudah tiada? oleh karena itu, kita selaku orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membina anak-anak untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan literasi.” Ujarnya dengan semangat.

selanjutnya, Ustaz Ahmad mengajak kepada ratusan anak-anak dan orang tua yang hadir untuk berselawat kepada Nabi Saw dan keluarganya. “Ayo kita bersholawat sama-sama. Allahumma Sholli Ala Muhammad Wa Aali Muhammad.” Ajak ustaz Ahmad sambil melantunkan sholawat dengan nada yang indah.

Menurutnya, selawat kepada nabi dan keluarganya adalah bukti kecintaan kita kepada Allah Swt. Karena tanpa selawat kepada nabi dan keluarganya, ibadah kita tidak akan diterima dan tidak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW. Dengan begitu, perjalanan kita selalu dihiasi dengan akhlak terpuji sebagaimana akhlak Rasulullah Saw dan Keluarganya.

Sementara itu, Kepala Dusun 2 Desa Walatana mengatakan “kami sangat bersyukur, karena kegiatan Kampung Literasi Sigi ini dibentuk di desa ini. kami sangat mendukung dan tetap mengawal kegiatan-kegiatannya termasuk kegiatan pojok baca desa yang telah dibentuk di Desa Walatana.” tutup Syuaib mewakili pemerintah Desa. (Mahadin)

Baca juga: Semangat Belajar Dari Desa Sigi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top