Thursday , November 14 2019
Breaking News
Kuwait Bongkar Jaringan Teroris ISIS

Kuwait Bongkar Jaringan Teroris ISIS

Pemerintah Kuwait berhasil membongkar jaringan teroris ISIS yang tergabung dengan jaringan di Irak dan Suriah dan menahan sejumlah anggotanya,  kata Kementerian Dalam Negeri Kuwait pada Rabu(29/7). 

Penangkapan ini sebulan setelah kelompok ini melancarkan serangan paling mematikan di negara Teluk.
Dalam jaringan ISIS tersebut termasuk 5 warganegara Kuwait. Demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri tersebut seperti disampaikan surat kabar pemerintah KUNA (Kuwait News Agency). Dalam pernyataan tersebut tidak dijelaskan lebih jauh tentang salah satu dari kelima teroris yang tewas dalam “sebuah operasi teror” di Irak.
Para teroris yang tertangkap mengaku mendapatkan pelatihan “organisasi teror” dan kemiliteran. “Mereka terlibat teror di Suriah dan Irak,”terang Kementerian Dalam Negeri Kuwait.

Negara Teluk menerapkan keamanan yang ketat terhadap kelompok ISIS setelah serangan kelompok ini pada 26 Juni lalu, saat seorang pelaku bom bunuh diri asal Saudi meledakkan dirinya di dalam Masjid Muslim Syiah dan mennyebabkan 26 jemaah meninggal dunia.

Pemerintah Kuwait menyatakan perang terhadap kelompok teror dan menyatakan serangan bom pada 26 Juni itu sebagai serangan teror terburuk yang dialami Kuwait, yang bertujuan untuk menciptakan konflik sektarian di negara mayoritas Sunni meskipun selama ini antara penganut mazhab Sunni dan Syiah hidup berdampingan dengan damai.

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan kepada Reuters bahwa mereka yang ditangkap tidak terkait dengan serangan pada 26 Juni lalu, dan pemerintah masih mengejar kelompok lain yang menjadi tersangka atas serangan tersebut.

Lebih dari 30 persen warga Kuwait atau 1,4 juta orang adalah penganut Muslim Syiah yang telah hidup berdampingan dengan harmonis bersama mayoritas Muslim Sunni di Kuwait.

Negara Kuwait sendiri berbatasan dengan Irak dan Saudi Arabia dan di Timur Laut hanya beberapa kilometer dari negara Iran yang mayoritas Syiah.

Sementara itu ISIS yang mengaku Sunni telah menguasai wilayah Timur Suriah dan Utara Irak, dan menganggap Syiah sebagai menyimpang dan ingin mengusir mereka dari Jazirah Arab termasuk dari Kuwait. (Lutfi/Yudhi)

Sumber : Reuters

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top