Sunday , September 22 2019
Breaking News
Mungkinkah Rekonsiliasi di Sampang?

Mungkinkah Rekonsiliasi di Sampang?

Perlu diperhatikan bahwa di sini ada anggapan mengenai lingkaran setan kekerasan: Perbedaan menimbulkan kekerasan yang akan mempertebal perbedaan dan permusuhan, yang akan menimbulkan kekerasan berikut.

Dapatkah warga Sunni dan Syiah di Sampang kembali hidup berdampingan secara damai setelah mengalami konflik yang keras?

Jawaban pertama mengatakan tidak. Kedua belah pihak berbeda dalam keyakinan dan praktik keagamaan. Perbedaan itu menyebabkan benturan keras. Insiden konflik terakhir, terjadi 26 Agustus tahun lalu, telah menimbulkan korban jiwa, puluhan rumah terbakar, dan pengungsian, mula-mula di GOR Sampang, dan sekarang ke rusunawa di Sidoarjo, Jawa Timur. Ini menjadi bukti bahwa keduanya tak bisa hidup berdampingan lagi.

Lebih lanjut, kekerasanyang telah terjadi semakin mempertegas perbedaan tersebut. Perbedaan menyebabkan kekerasan yang kemudian mempertegas perbedaan. Perlu diperhatikan bahwa di sini ada anggapan mengenai lingkaran setan kekerasan: Perbedaan menimbulkan kekerasan yang akan mempertebal perbedaan dan permusuhan, yang akan menimbulkan kekerasan berikut.

Jawaban pertama ini adalah suara yang lebih dominan. Sebagian ulama di Sampang dan Madura telah lebih dari setahun ini menyuarakan hal senada. Pesan yang ingin disampaikan: Kami yang Sunni ini memang berbeda dari Syiah. Karena kami lebih kuat dan memiliki sumberdaya lebih besar, kami dapat mendominasi Syiah, membakar rumah mereka supaya minggat dari lingkungan kami. Setelah kekerasan Agustus 2012, dengan semangat berkonflik yang sama, hal senada kembali disampaikan para ulama Madura dalam pertemuan dengan menteri agama.

Selaras dengan pandangan di atas, beberapa alternatif solusi dengan sendirinya tertolak. Termasuk di sini adalah pemulangan kembali warga Syiah (repatriasi), pembangunan kembali rumah yang dibakar (rekonstruksi), dan pemulihan hubungan yang rusak karena konflik (rekonsiliasi). Semua jalan keluar ini ditolak dengan sendirinya dalam rangka mempertahankan hasil konflik yang telah dicapai. Untuk apa semua solusi ini bagi pihak yang merasa unggul dan menang? [It/Mk]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top