Saturday , August 24 2019
Breaking News
Nisyfu Sya’ban: Malam Mulia Kelahiran Imam Zaman

Nisyfu Sya’ban: Malam Mulia Kelahiran Imam Zaman

Malam Nisyfu Sya’ban sebagaimana selama ini sudah dikenal dan “dihidupkan” kaum Muslimin dengan berbagai ritual tertentu, memang bukan hanya malam “penutupan catatan amal umat manusia.” Di malam itu pula telah lahir Imam ke-12 yang sangat dikenal Muslimin Syiah Itsna Asy’ariyah sebagai Imam Muhammad Al-Mahdi afs, yang diyakini akan memimpin umat manusia kelak sebelum kehidupan berakhir. 

Berbagai acara dalam menghidupkan malam mulia dan berkah ini  digelar mayoritas Muslimin di seluruh dunia.

Di Indonesia, salah satu tempat digelarnya acara malam Nisyfu Sya’ban adalah Yayasan Ahlulbait as, di bilangan Hanglekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sayyid Fariez, selaku pimpinan yayasan mengundang narasumber dari Irak bernama Sayyid Ghalib Al Hosaini. Sekitar 200an orang hadir di acara tersebut.

Acara diawali pukul 18.00 dengan shalat Maghrib dan Isya’ berjamaah serta pembacaan doa Kumail. Setelahnya dilanjutkan dengan ceramah inti oleh Sayyid Ghalib. 

Sayyid Ghalib banyak menyampaikan riwayat tentang kelahiran Imam Muhammad Al-Mahdi afs. 
“Nabi saww bersabda, dunia ini tidak akan hancur hingga seorang lelaki dari kalangan bangsa Arab yang namanya sama denganku muncul,” jelasnya, mengutip Shahih Tirmidzi, jilid 9, halaman 74. 

Kemudian, disampaikannya juga tentang kewajiban kaum Muslimin untuk mengenal Imam Zaman. 

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan tidak mengenal imam zamannya, maka ia mati sebagai orang yang jahil,” tuturnya mengutip salah satu riwayat.
 
Dalam kesempatan itu pula Sayyid Ghalib tak lupa mengingatkan kepada umat Islam tentang adanya para ulama yang sering memancing kekerasan dan memfitnah sebagai ulama yang buruk.

“Saya mengingatkan untuk mengidentifikasi para ulama yang suka memancing dan memfitnah sebagai ulama yang buruk,” ujarnya. 

Karena itu, umat Islam saat ini harus memahami bahwa telah banyak ulama buruk yang keberadaannya sangat mengancam kerukunan umat beragama.

Rangkaian terakhir acara ditutup pembagian hadiah bagi anak-anak kecil yang rela dan antusias turut hadir di malam penuh berkah itu. (Fuad/Yudhi)

One comment

  1. Allahumma sholli ala muhammad wa aali muhammad waa ajjil farojaum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top