Sunday , September 22 2019
Breaking News
Pernyataan Sikap ABI atas Berbagai Aksi Teror

Pernyataan Sikap ABI atas Berbagai Aksi Teror

Dalam sepekan ini dunia dikejutkan oleh sejumlah aksi teror barbarian dan keji. Di Beirut, Lebanon, 12 November 2015, aksi teror bom bunuh diri menewaskan sedikitnya 43 orang dan melukai 200 lainnya. Di Paris, Perancis, dua hari setelahnya, aksi teror mengguncang menewaskan sedikitnya 127 orang dan melukai ratusan lainnya.

Aksi-aksi teror serupa, dengan korban yang tak kalah banyaknya, juga hampir tiap hari terjadi di Irak, Suriah, Afghanistan, Nigeria dan berbagai negara lain.

Semua kebengisan itu menimpa sasaran sipil, bukan target militer, dalam rangka memperbesar efek ketakutan, kepanikan dan kebrutalan yang ditimbulkan.

Atas semua aksi keji, teror dan keberingasan yang tidak berperikemanusiaan, absurd dan pengecut itu, Ormas Ahlul Bait Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Mengutuk sekeras-kerasnya segala bentuk aksi teror yang dilakukan terhadap sasaran sipil, terutama di tempat-tempat yang padat penduduk.

2. Menyatakan bahwa Islam, sebagai ajaran yang penuh rahmat dari seorang Rasul terakhir, yang disebut sebagai rahmat atas sekalian alam, sama sekali tidak berhubungan dengan aksi-aksi teror yang keji, absurd dan pengecut tersebut.

3. Menuntut seluruh elemen umat Islam untuk mengutuk aksi-aksi yang terus memperburuk citra Islam di mata publik dunia, tanpa memberi justifikasi yang seolah-olah menimbulkan kesan bahwa aksi-aksi teror serupa dibenarkan oleh Islam.

4. Menyatakan bahwa aksi-aksi teror ini hampir seluruhnya telah menyalahgunakan ajaran Islam yang suci seperti jihad, surga, bidadari dan sebagainya.

5. Memohon kepada seluruh ulama Indonesia untuk dengan tegas menolak ajaran takfiri yang menjadi landasan gerakan teror ini.

6. Menolak dan mengutuk invasi kekuatan Barat, terutama AS dan Israel di Timur Tengah yang memperbesar wilayah pengaruh ajaran takfiri di tengah umat.

7. Mewaspadai pola pikir takfiri yang menyusup dalam lembaga keagamaan, terutama yang mengklaim diri sebagai mayoritas umat Islam.

8. Mengajak seluruh anak bangsa untuk tidak meremehkan bahaya takfiri yang dengan sekejap dapat menimbulkan teror dan menghancurkan bangsa dan negara seperti yang terjadi di Timur Tengah.

9. Mengingatkan seluruh anak bangsa untuk memikul tugas dan tanggungjawabnya masing-masing dalam menjaga indahnya kebhinekaan dan toleransi yang selama ini telah menjadi kekayaan dan keunggulan bangsa ini.

10. Menuntut pemerintah dengan seluruh jajarannya untuk sungguh-sungguh mewaspadai benih-benih gerakan ekstremis takfiri yang menolak eksistensi semua golongan Muslim dan non Muslim selain golongannya.

Demikianlah pernyataan sikap ini kami sampaikan dalam rangka watawashau bil haq watawashau bis shabr.

بحولاللهوقوته

Wallahu Waliyyut Taufiq

DPP AHLULBAIT INDONESIA

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top