Thursday , October 24 2019
Breaking News
Posko Peduli Korban Banjir Ormas Islam Ahlulbait Indonesia

Posko Peduli Korban Banjir Ormas Islam Ahlulbait Indonesia

IMG_0739Setelah diguyur hujan seharian penuh pada Minggu 12 Januari 2014 kemarin, hari ini, Senin (13/1) sejumlah kawasan di Jakarta terendam banjir. Tak terkecuali wilayah Cililitan Kecil, Rawa Sepat RT. 03 RW. 07, kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur. Tak kurang 16 RT dan satu RW terendam banjir dengan ketinggian air hampir satu setengah meter.

Pas tengah malam hampir seluruh rumah di Rawa Sepat sudah terendam. Menurut penuturan salah seorang warga, air mulai menggenang sejak pukul 7 malam dan memuncak pada pukul 10 malam. Melihat debit air terus meningkat, sebagian warga pun memutuskan dan segera menyiapkan langkah evakuasi bersama warga lain yang rumahnya sudah terendam. Arus air yang cukup kencang, merepotkan proses evakuasi warga. Tidak ada korban jiwa pada bencana banjir kali ini, namun kerugian materil diperkirakan cukup besar.

“Pada jam setengah delapan malam, air sudah mulai menggenang.  Pukul sembilan atau sepuluh, nah itu puncak-puncaknya. Debit air terus naik dan mulailah dilakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam air,” ujar Reza, salah seorang warga yang rumahnya juga terendam banjir, menuturkan.

Kejadian banjir kali ini cukup mengejutkan warga Rawa Sepat. Sebab menurut informasi dari RT dan Kelurahan kepada warga sebelum terjadinya banjir, debit air di bendungan Katulampa masih dalam posisi Siaga Tiga. Lazimnya pada tahap itu wilayah Rawa Sepat aman dari banjir. Namun naas, entah kenapa kali ini banjir tiba-tiba menghantam wilayah itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan dari pemerintah kepada warga korban banjir di wilayah Rawa Sepat, baik dari RT, RW ataupun dari Kelurahan setempat.

Sementara itu beberapa posko banjir sudah mulai bermunculan di sepanjang jalan Dewi Sartika, Cililitan Kecil. Tak terkecuali Posko Banjir dari Ormas Islam Ahlulbait Indonesia yang mulai dibuka pada siang hari ini. (Senin, 13/1/2014)

“Pokso Banjir ini dibuat untuk membantu para korban bencana banjir dengan memberikan pelayanan bagi mereka. Kita memiliki dapur umum posko untuk menyediakan makanan bagi para korban. Kami akan bagikan seribu nasi bungkus pada pagi hari dan seribu bungkus lagi pada sore hari,” ujar Ibu Firda Jufry, Koordinator bagian perempuan di Posko Banjir Ormas Islam Ahlulbait Indonesia. Menurutnya, posko banjir ini direncanakan akan terus dibuka hingga bencana banjir reda.

Hingga sore ini ketinggian air di Rawa Sepat masih belum ada tanda-tanda bakal surut. Karena itu, mendung yang terus menyelimuti Jakarta sepanjang hari ini, cukup meresahkan warga. Dikhawatirkan, bila curah hujan tetap tinggi akan makin memperparah keadaan warga. (Lutfi/Yudhi)

 

Situasi di Posko Banjir Ormas Islam Ahlulbait Indonesia

IMG_0814 IMG_0697 IMG_0698 IMG_0701

IMG_0816 IMG_0817 IMG_0819

 

Kondisi banjir wilayah Rawa Sepat, Cililitan Kecil RT 03, RW 07, Kramatjati.

IMG_0706 IMG_0708 IMG_0709 IMG_0712 IMG_0720 IMG_0722 IMG_0728 IMG_0741 IMG_0739 IMG_0761 IMG_0763 IMG_0767 IMG_0809

 

 

 

 

One comment

  1. Prihatin. Semoga banjir segera berakhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top