Friday , September 20 2019
Breaking News
Qasidah Gambus: Sisi Lain Dakwah Islam

Qasidah Gambus: Sisi Lain Dakwah Islam

PaluGubernur Sulawesi Tengah Drs. H Longki Djanggola MSi mengajak seluruh warga Sulawesi Tengah untuk mengunjungi Festival Bintang Vokalis Qasidah Gambus di Palu. Menurutnya, pesan-pesan keagamaan dalam qasidah gambus sarat dengan ajaran kebaikan dan mencegah kemungkaran.

“Mari ajak keluarga nonton qasidah karena ajarannya sarat dengan kebajikan dan mencegah kemungkaran,” kata Gubernur Longki saat memberikan sambutan pada malam pembukaan Festival Bintang Vokalis Qasidah Gambus Tingkat Nasional ke-19 di halaman Masjid Agung Darussalam Palu, Sabtu (15/11/2014). Acara yang juga dimeriahkan dengan pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kuliner menu Nusantara itu dihadiri ribuan orang, termasuk warga Palu.

Dikatakan, seni budaya Islam seperti qasidah dan gambus masuk ke wilayah Sulawesi Tengah salah satu di antaranya dibawa oleh Almukarram Sayyid Idrus bin Salim Aljufri. Ia adalah pendiri Perguruan Islam Alkhairaat Pusat Palu pada tahun 1930.

Sementara itu, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Prof. Dr. HM. Machasin,  MA  mengatakan Festival Bintang Vokalis Qasidah Gambus Tingkat Nasional di Palu merupakan upaya untuk mengembangkan kreatifitas, sehingga diharapkan berperan dalam pembentukan kepribadian bangsa dengan sikap santun dan beradab.

“Seni adalah manifestasi manusia dalam rangka ibadah. Karena itu, seni budaya dalam Islam bukan hanya mengandalkan unsur estetik, tetapi juga dalam penguatan misi dakwah Islam yang rahmatan lil alamin,” ujarnya saat mewakili Menteri Agama.

Ia menambahkan, seni budaya juga berfungsi sebagai tameng dari maraknya kemerosotan akhlak dan perilaku negatif.  Karena itu pihaknya memberikan apresiasi terhadap qasidah, marawis, orkes gambus, upacara adat serta kegiatan lain dalam binaan Lembaga Seni Qasidah Indonesia(Lasqi).

Peserta Ratusan Orang

Ketua Lasqi Sulawesi Tengah Baharuddin HT dalam laporannya  mengatakan Festival Bintang Vokalis Qasidah Gambus Tingkat Nasional ke-19 tahun 2014 di Palu digelar hingga  Kamis (20/11/2014).  Total peserta ada 444 orang, 112 orang di antaranya peserta utama. Tuan rumah Sulawesi Tengah dalam kegiatan ini menurunkan 50 kafilah, sama dengan jumlah kekuatan yang diturunkan kontingen Sulawesi Tenggara.  Sulawesi Selatan dan Maluku masing-masing mengikutsertakan 30 utusan. Lalu berturut-turut Maluku Utara 25 orang, Nusa Tenggara Barat 23 orang, Papua 17 orang, Gorontalo 11 orang, Sulawesi Barat 7 orang dan Nusa Tenggara Timur 5 orang. Peserta lain juga datang dari Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Seluruh peserta ditempatkan di Asrama Haji Transit, Palu.

Acara final dihelat pada hari Selasa (18/11/), dan pada hari berikutnya, Rabu (19/11), para kafilah akan mengikuti City Tour atas undangan Bupati Donggala. Kegiatan diakhiri dengan makan malam dan penutupan. (Indar/Yudhi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top