Monday , August 26 2019
Breaking News
Selamat Jalan Busidin, Adukan Nasib Kami Kepada-Nya

Selamat Jalan Busidin, Adukan Nasib Kami Kepada-Nya

Busidin-2Innalillahi wa inna ilahi rajiun…

Telah berpulang ke rahmatullah, salah seorang pengungsi Muslim Syiah Sampang bernama Busidin (65 tahun) Minggu (27/9) pukul 07:20 WIB di RSUD Sidoarjo setelah sakit berkepanjangan. 

Almarhum yang telah mengalami sakit parah sejak dua tahun lalu dan semakin parah pada lima bulan terakhir, terlambat mendapatkan pertolongan  penanganan RS yang memadai, hingga menghembuskan  napas terakhirnya.

Salah seorang dokter di RSUD, Mariya Mubarika menyatakan bahwa Busidin menderita multiple-deases, yaitu komplikasi sejumlah penyakit seperti empedu, paru-paru dan jantung, yang dengan kondisi tersebut sudah selayaknya sejak awal mendapatkan perawatan di RS tipe A. Tapi sayangnya hal itu terlambat dilakukan pihak BPBD Jawa Timur.

Busidin merupakan sosok Muslim sederhana, pribadi yang demi mempertahankan apa yang diyakininya harus terusir dari tanah kelahirannya di Bluuran, Sampang, Madura sejak 26 Agustus 2012.  Dia dan puluhan keluarga lainnya, dipaksa hidup sebagai pengungsi selama tiga tahun lebih di negerinya sendiri. 

Hidup di pengungsian bukanlah mimpi semua orang apalagi harus mengungsi di negerinya sendiri dan meninggal di sana.

Wafat Minggu pagi ini, almarhum  Busidin meninggalkan seorang istri bernama Marsi’a (47 tahun), tiga orang anak dan lima cucu. 

Hingga napas terakhirnya, semua pengungsi tak terkecuali Busidin, tentu berharap agar dapat kembali ke kampung halamannya. 

Semua tentu berharap agar apa yang diimpikan, tak lagi harus terkubur bersama jasad mereka kelak.

Pemerintah yang dipimpin Presiden Jokowi wajib memiliki perhatian atas apa yang menimpa para pengungsi di Rusunawa ini sebagai tanggungjawab terhadap konstitusi dan janji kampanye Nawacita.

Entah butuh berapa Busidin lagi yang harus menghadap-Nya, agar pemerintah tergerak mewujudkan keinginan para pengungsi Sampang di Rusun Jemundo untuk mendapatkan hak-hak konstitusionalnya sebagai warganegara. 

Selamat jalan Busidin, adukan nasib kami dan pahit-getir derita para pengungsi selama ini kepada-Nya…(Lutfi/Yudhi)

 

Baca juga :

Siaran Pers Obituari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top