Sunday , July 12 2020
Breaking News
Sikap Ormas ABI Terhadap Dunia Islam; Arab Saudi

Sikap Ormas ABI Terhadap Dunia Islam; Arab Saudi

Dunia Islam yang disebut juga dengan Dunia Muslim adalah istilah yang memiliki beberapa arti. Dari segi budaya, istilah ini merujuk pada komunitas Muslim sedunia, pengikut/penganut ajaran Islam. Komunitas ini berjumlah sekitar 1.8 miliar orang yang tersebar luas di banyak negara dan kumpulan etnis yang dihubungkan dengan agama.

Dari segi sejarah atau geopolitik, istilah ini biasanya merujuk pada negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim.

Berikut ini kondisi umum beberapa negara dan komunitas Muslim di dunia Islam yang saat ini menjadi sorotan internasional.

Arab Saudi

Arab Saudi adalah sebuah negara yang secara politik menganut sistem kerajaan atau Monarki Absolut.

ABI memandang Arab Saudi sebagai negara yang menempati posisi khusus di tengah umat Islam karena keberadaan dua Kota Suci; Mekkah dan Madinah. Karena posisi tersebut ABI memandang seharusnya Arab Saudi mengambil peran pemersatu umat Islam dunia, bukan sebaliknya.

  • ABI mengecam agresi militer Arab Saudi atas Yaman dan peran destruktifnya di banyak negara seperti Bahrain, Irak dan Lebanon.
  • ABI mengecam Arab Saudi yang menyebarkan Ekstremisme dan Radikalisme ke berbagai negara di dunia.
  • ABI mengecam Arab Saudi yang menghancurkan situs-situs penting dan bersejarah serta bernilai tinggi bagi Islam dan kaum Muslimin.
  • ABI mengecam Arab Saudi yang tidak mendukung perlawanan politik dan perlawanan bersenjata rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaannya.
  • ABI mengecam Arab Saudi yang menjalin hubungan bilateral dengan Israel.
  • ABI mengecam Arab Saudi yang memasukkan kelompok-kelompok perlawanan seperti HAMAS dan gerakan Islam seperti Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar kelompok teroris serupa Al-Qaeda dan ISIS.
  • ABI mengecam Arab Saudi atas pelanggaran HAM dan perlakuan diskriminatif terhadap umat Islam yang berbeda pandangan.
  • ABI menyesalkan terjadinya politisasi haji.

Manifesto ABI, Bab Paradigma, hal 31.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top