Friday , September 20 2019
Breaking News
Universitas Alkhairaat Palu Jalin Kerjasama dengan Universitas di Irak

Universitas Alkhairaat Palu Jalin Kerjasama dengan Universitas di Irak

Untuk meningkatkan kualitas akademik, khususnya pada bidang studi keagamaan, Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu menjalin kerjasama dengan Universitas Al Mahmud Al Islamy Al Ali, Karbala, Irak.

Jumat (10/7) pagi bertempat di kediaman Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Saggaf Aljufri, Rektor Universitas Al Mahmud Al Islamy Al Ali Karbala Irak Prof Dr Abdul Rosul Alghiffari menandatangani sejumlah poin kerjasama dengan pihak Unisa Palu yang diwakili oleh Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf dan Wakil Rektor I Dr Muhammad Yasin.

Muhammad Yasin saat ditemui usai penandatanganan kesepakatan kerjasama menguraikan sejumlah poin, di antaranya pertukaran antarmahasiswa, pertukaran tenaga pengajar, kerjasama pada bidang workshop, seminar dan simposium serta jurnal internasional. Menurut Yasin, poin-poin tersebut sangat penting bagi perkembangan Unisa ke depan, mengingat saat ini Unisa sangat membutuhkan tenaga pengajar Bahasa Arab pada Fakultas Agama Islam, khususnya program studi Bahasa Arab. Adapun universitas dari Irak juga sangat membutuhkan tenaga pengajar Bahasa Indonesia. Sehingga untuk saling memenuhi kebutuhan itu, memungkinkan terjadinya pertukaran tenaga pengajar.

Begitupula kata Yasin terkait pertukaran mahasiswa, Universitas Al Mahmud Al Islamy Al Ali menyediakan fasilitas beasiswa bagi mahasiswa Unisa yang ingin mengenyam pendidikan di negeri “seribu satu malam” itu. Sebaliknya mahasiswa Universitas Al Mahmud Al Islamy Al Ali juga dapat mengenyam pendidikan di Unisa Palu. Bukan hanya itu kata Yasin, Universitas Al Mahmud Al Islamy Al Ali juga memiliki Jurnal Internasional yang sangat bermanfaat untuk dosen Unisa Palu. “Tulisan-tulisan dosen kami, dapat dikirim ke sana, hal ini baik untuk kepentingan dosen ke depan,”jelas Yasin.

Sementara itu hampir sepekan di Palu, Prof Dr Abdul Rosul Alghiffari juga memberikan tausiyah dan ceramah selama beberapa malam Ramadan. (Indar/Yudhi)

One comment

  1. kebenaran akan dicapai bila kita mau menerima dari manapun sumbernya dg tanpa melihat sektarian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top