Monday , January 27 2020
Breaking News
Update Kasus Pemukulan Wartawan ABI Press (Bag. 7)

Update Kasus Pemukulan Wartawan ABI Press (Bag. 7)

Muhammad Ngaenan, wartawan ABI Press yang menjadi korban pemukulan saat melakukan peliputan deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANAS) di Cijagra, Bandung (20/4) kembali diperiksa penyidik di Polrestabes Bandung Senin (8/12) untuk ketiga kalinya sebagai pelapor.

Bersama Muhammad, dipanggil juga rekannya sesama jurnalis, Abdul Malik. Dalam panggilan ini Muhammad dan Abdul yang didampingi dua kuasa hukum dari LBH Jakarta kembali dimintai keterangan mengenai peristiwa pemukulan oleh puluhan peserta ANAS ini.

Kasus Pemukulan Wartawan ABI PressBriptu Hernamansyah selaku penyidik menyebutkan pihak kepolisian juga sudah memanggil ulang saksi lainnya. Ada empat orang saksi yang telah diperiksa oleh polisi. Pemanggilan ulang ini dikarenakan kasus dilimpahkan kembali dari Polsek ke Polrestabes.

“Pemeriksaan akan terus berlanjut, tergantung perkembangan. Kemungkinan saksi bisa bertambah,” terang Hernamansyah.

KH Athian Ali Akan Dipanggil?

Saat ditanya mengenai ketua ANAS, KH. Athian Ali yang ada di lokasi saat kejadian pemukulan wartawan ABI Press, Hernamansyah menyebutkan kemungkinan Athian Ali akan diperiksa.

“Ya, kita hati-hati dalam penanganan kasus ini. Mungkin akan kita panggil. Tergantung perkembangan penyidikan,” ujar Hernamansyah.

Selain KH. Athian Ali yang berada di TKP saat pemukulan wartawan ABI Press, ada juga Zein al-Kaff dan Abu Jibril di sana. Keduanya adalah pembicara di acara ANAS yang mengkafirkan Syiah. Abu Jibril dalam ceramahnya malah mengatakan jika ketemu orang Syiah, segera dibunuh. Videonya beredar bebas di Youtube.

Muhammad sendiri sebagai pelapor menegaskan bahwa ia tak akan berhenti menuntut pelaku pemukulan teradap dirinya. “Selama ini banyak rekan jurnalis dari media lain yang juga mengalami kekerasan serupa saat melaksanakan tugas. Yaitu kekerasan yang dilakukan oleh kelompok takfiri semacam ANAS ini. Tapi tak ada yang berani melapor, sehingga tak ada efek jera. Tapi saya akan tetap menuntut pelaku pemukulan ke meja hukum.” 
(Muhammad/Yudhi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top