Sunday , April 5 2020
Breaking News
Manfaat Terung Bagi Otak dan Kesehatan

Manfaat Terung Bagi Otak dan Kesehatan

Terung, atau dalam lingkungan kita biasa disebut terong merupakan jenis sayuran yang kaya akan manfaat. Ini dia 10 manfaat terung bagi tubuh kita:

1. Mengandung nutrisi tertentu seperti kandungan phyto penting untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menutrisi otak.

2. Mengandung serat yang melindungi saluran pencernaan. Asupan rutin terung dapat melindungi dari kanker usus besar.

3. Rendah kalori sehingga tidak mengandung lemak yang membahayakan kesehatan.

4. Mengendalikan dan mengelola diabetes.

5. Menurunkan kolesterol dan memiliki peranan dalam perawatan jantung.

6. Kandungan bioflavonoid yang tinggi dipercaya dapat mengontrol tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan jantung.

7. Kandungan bioflavonoid dan vitamin K dapat mencegah pembekuan darah.

8. Memiliki kandungan fitonutrien yang dapat menjaga membran sel sehingga dapat menjaga kerusakan dari transfer pesan yang terjadi di otak. Hal ini dapat membantu menjaga fungsi memori.

9. Memiliki kandungan air yang baik untuk mengontrol kalori.

10. Mengandung vitamin C, sumber anti virus dan anti bakteri yang efektif.

Melihat begitu banyak manfaatnya, tentu kita tidak akan lagi memandang sayuran yang satu ini dengan sebelah mata. Namun perlu juga diperhatikan cara memasaknya agar kandungan gizi dan zat penting di dalamnya tetap terjaga.

Abu Abdillah berkata, “Makanlah terung yang dapat menyembuhkan segala penyakit.”

Ar Ridha biasa berkata kepada salah seorang pelayannya, “Berikanlah terung kepada kami, karena ia menghangatkan di kala dingin dan menyejukkan di kala panas, cocok di setiap waktu, dan baik di setiap kondisi.”

Sebelum sains dan teknologi berkembang, literatur Islam sudah berbicara banyak hal tentang dunia kesehatan, hingga penemuan ilmiah menguatkan hal tersebut. (Malik/Yudhi)

Sumber:

1. Bidanku: 10 Alasan Mengkonsumsi Terung

2. Buku: Pengobatan Alami Ajaran Nabi Muhammad Saw (Andrew J. Newman, Ph. D. ; Peneliti Sejarah Pengobatan di University of Oxford, Inggris)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top