Monday , November 18 2019
Breaking News
Pidato Deklarasi DPP Ahlulbait Indonesia

Pidato Deklarasi DPP Ahlulbait Indonesia

A’udzu billahi minasy –syaythani –Rajim

Bismillahi Rahmanir Rahim

Allahumma Shalli ‘ala Muhammad wa Ali Muhammad

 

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam, Pemelihara jagat raya, Penguasa seluruh gerak-gerik jiwa, yang kepadaNya akan kembali segala sesuatu, kepadaNya kita selalu bersandar dan berharap semoga taufiq dan HidayahNya selalu menyertai kita semua. Amin

Shalawat dan salam senantiasa kami sampaikan kepada junjungan kita Baginda Nabi Besar Muhammad saw dan Ahlulbaitnya yang suci serta para sahabatnya yang membela kebenaran dan juga kepada semua pejuang di jalan Allah sejak Nabi Adam as sampai hari kiamat.

Saudara-saudara ku sekalian … hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah.

Hari ini, 15 Juni 2011 bertepatan dengan 13 Rajab 1432 H, kami mengajak hadirin dan hadirat untuk menatap masa depan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang kita cintai dengan penuh optimisme dalam wujud naungan Ridha Allah Rabbul Alamin.

Hari ini, kami mengajak saudara-saudara dengan penuh suka cita  menyambut kelahiran sebuah wadah Organisasi social keagamaan yang mengusung cita-cita suci nan mulia para Pejuang, Pahlawan bangsa kita demi menyaksikan tatanan peradaban masyarakat Indonesia yang beradab, santun, damai,  sejahtera dan berkeadilan. Yang mana cita-cita suci tersebut telah dipancangkan dengan kokoh oleh Baginda Nabi kita Muhammad saw dan Ahlulbaitnya yang suci.

Hari ini, kami ingin menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republic Indonesia yang didirikan dengan keringat, air mata, darah dan nyawa para pejuang, haruslah dijaga, dibela dan dilanjutkan dengan menunjukkan dedikasi dan pengabdian yang suci bahwa membela bangsa dan Negara dari berbagai upaya perusakan oleh tangan-tangan kotor dalam berbagai bentuk kehidupan moral, sosial, politik, ekonomi, budaya bahkan disintegrasi bangsa,  maka kita wajib membelanya. Dan pembelaan terhadap NKRI adalah jihad yang suci dan mulia.

Saudara-saudaraku … yang mulia .

Karena itu, Organisasi sosial keagamaan bernama Ahlulbait Indonesia yang kami deklarasikan hari ini, lahir dari kehendak kuat untuk mengamalkan tuntunan Rasulullah saw dan Ahlulbaitnya dalam rangka membela manusia dan kemanusiaan, melayani rakyat Indonesia yang tercinta, berperan aktif dalam menciptakan persatuan dan kesatuan serta  membela negara kesatuan republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Organisasi ini lahir dari sebuah kerinduan untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa yang seiring sejalan dengan ajaran suci Rasulullah dan Ahlulbaitnya. Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini kami ingin menyampaikan beberapa pemikiran sebagai dasar dari pendirian organisasi Ahlulbait Indonesia.

Pertama, Ahlulbait Indonesia sepenuhnya yakin bahwa berbagai krisis yang kita hadapi bersama dewasa ini merupakan akibat langsung dari berlangsungnya secara sistematis segala bentuk penindasan, kesemena-menaan, eksploitasi, rasisme, fanatisme golongan, sektarianisme dan tindakan-tindakan anti kemanusiaan lainnya. Pancasila dan UUD 45 yang diinspirasi oleh ajaran al-Quran dan Sunnah Rasul dan Ahlulbaitnya yang suci mengajarkan kepada kita semua untuk bangkit dan berjuang menghapuskan segenap tindakan anti kemanusiaan itu demi memperbaiki manusia dalam aspek lahiriah dan batinnya, di dunia dan akhirat.

Kedua, Ahlulbait Indonesia percaya bahwa deklarasi organisasi hanyalah sebuah langkah awal menuju ribuan bahkan jutaan langkah dalam melayani rakyat Indonesia yang kita cintai ini. Untuk itu, Ahlulbait Indonesia berkeyakinan bahwa salah satu prasyarat bagi terwujudnya kemauan melayani rakyat adalah Persatuan Umat Islam dalam berbagai aspek yang membentuk mayoritas dari komponen bangsa ini. Oleh karena itu. Ahlulbait Indonesia harus berada pada garda terdepan bersama-sama dengan organisasi-organisasi Islam dan kemasyarakatan lainnya untuk mewujudkan dan memelihara persatuan Islam  tersebut. Karena persatuan adalah prasyarat mutlak  tumbuhnya kemampuan dan kekuatan melayani rakyat dan membela masyarakat yang tertindas.

Ketiga, Ahlulbait Indonesia percaya bahwa kebhinnekaan Indonesia adalah ciri yang melekat pada bangsa ini yang apabila mendapatkan perhatian dan pengelolalaan yang tepat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maka akan menciptakan tatanan kehidupan yang indah dan mempesona. Untuk itu Ahlulbait Indoensia memandang bahwa kebhinnekaan tersebut adalah karunia besar dari Allah Swt yang wajib kita jaga dalam tatanan peradaban bangsa ini, karena didalamnya terkandung pesan kemanusiaan yang dapat menjadi contoh bagi bangsa-bangsa lain di dunia. Bahwa jati diri manusia yang Allah ciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku untuk saling mengenal dan saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan adalah prasyarat dalam meletakkan dasar-dasar pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Keempat, Ahlulbait Indonesia didirikan dengan penuh kesadaran dan kerandahan hati bahwa untuk dapat memberikan sumbangan hakiki bagi rakyat Indonesia, harus memulainya dari diri sendiri, maka itu, Ahlulbait Indonesia bertekad mewujudkan masyarakat Ahlulbait yang mandiri dalam bidang sosial, politik, budaya dan ekonomi dalam berbagai aspeknya. Ahlulbait Indonesia  menyadari bahwa untuk mengantar rakyat Indonesia keluar dari kebangkrutan moral dan spiritual haruslah melepaskan diri dari kebiasaan mengurung diri, eksklusif dan sektarian.  Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini kami ingin menegaskan bahwa Ahlulbait Indonesia adalah bagian integral dari bangsa ini baik dalam kulturalnya maupun idiologinya dan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai budaya bangsa ini.

Saudara-saudara ku yang mulia.

Atas seluruh cita-cita tersebut,  kami tentu berharap partisipasi dan dukungan dari berbagai kalangan baik pemerintah, organisasi-organisasi kemasyarakatan dan hadirin sekalian untuk bahu membahu dalam menegakkan cita-cita para pejuang kemerdekaan bangsa ini.

Kami percaya bahwa Allah Swt,  Rasul dan Ahlulbait yang suci akan meridhai langkah ini dan memberi kita semua taufik untuk mewujudkan harapan baik ini di bumi tercinta Negara  Kesatuan Republik Indonesia.

Terima kasih, wal afwu minkum

Wassalamu ‘alaykum wr wb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top