Internasional
Mahathir Mohamad: Israel Terus Membunuh, Bahkan Saat Gencatan Senjata
Ahlulbait Indonesia, 3 Januari 2026 — Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad melontarkan kecaman keras terhadap Israel, menyebut negara itu sebagai “monster” dan menudingnya terus melakukan pembunuhan terhadap warga Palestina, termasuk pada masa gencatan senjata.
Mengutip IRNA pada Sabtu (3/1/2026), Mahathir menuliskan pernyataannya melalui platform X pada Jumat. Ia menyebut sekitar 70.000 warga Palestina telah tewas akibat serangan Israel di Gaza.
“Mereka membunuh bahkan selama gencatan senjata. Monster macam apa Israel ini? Mereka lebih buruk daripada binatang,” tulis Mahathir.
Ia juga menyoroti pembatasan bantuan kemanusiaan ke Gaza, termasuk pemblokiran pasokan obat-obatan dan makanan. Menurutnya, tenaga medis pun dilarang memasuki Gaza untuk merawat pasien di rumah sakit yang telah hancur akibat serangan Israel.
Mahathir menilai dunia menyaksikan seluruh peristiwa tersebut tanpa tindakan berarti. Ia menuding Amerika Serikat berperan aktif melindungi tindakan Israel di tengah kecaman internasional.
“Umat manusia tidak lagi bisa mengklaim diri sebagai makhluk beradab. Kita menyaksikan ketidakadilan, pembantaian, dan pembunuhan tanpa henti, tetapi memilih tidak berbuat apa-apa,” tulisnya.
Mahathir, yang kini berusia 100 tahun, menjabat sebagai perdana menteri Malaysia selama total 22 tahun hingga 2003. Ia kembali ke kursi kekuasaan setelah kemenangan elektoral pada 2018 dengan memimpin koalisi oposisi, sebelum pemerintahannya berakhir kurang dari dua tahun kemudian akibat konflik internal.
Sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023, eskalasi kekerasan juga meningkat di Tepi Barat. Bentrokan antara kelompok perlawanan Palestina dan militer Israel dilaporkan menewaskan lebih dari seribu orang, melukai ribuan lainnya, serta memicu penangkapan puluhan ribu warga Palestina. [HMP]
Sumber: IRNA
