Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Trump Kembali Perbarui Dukungan terhadap Kerusuhan di Iran

Published

on

Trump Kembali Perbarui Dukungan terhadap Kerusuhan di Iran

Ahlulbait Indonesia, 12 Januari 2026 — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan dukungannya terhadap kerusuhan di Iran, dengan mengklaim telah menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang menentang Republik Islam Iran.

Kantor Berita Tasnim melaporkan pada Senin (12/1/2026), Trump menyebut dirinya berhubungan dengan lawan-lawan Republik Islam dan menyatakan bahwa Amerika Serikat, jika memungkinkan, akan memulihkan akses internet di Iran. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kecaman internasional terhadap campur tangan asing dalam urusan domestik Iran.

Dalam pernyataannya, Trump mencampuri urusan internal Iran tanpa menyinggung aksi terorisme yang dilakukan kelompok-kelompok bersenjata. Ia juga mengulang narasi yang selama ini disuarakan oleh media dan gerakan yang dinilai bermusuhan terhadap Iran, dengan mengklaim bahwa isu “pembunuhan rakyat Iran oleh Republik Islam” sedang dipantau secara serius oleh Washington.

Baca juga : Jutaan Warga Iran Gelar Aksi Anti-Kerusuhan di Teheran dan Berbagai Kota

Trump turut menyatakan bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan “opsi-opsi yang sangat kuat” terhadap Iran dan menegaskan bahwa seluruh opsi masih terbuka. Ia juga mengklaim bahwa pihak Iran telah menghubungi Washington untuk memulai perundingan, klaim yang kemudian diamini oleh media Amerika, Axios, yang melaporkan bahwa sejumlah pejabat Iran telah melakukan kontak dengan Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut dipandang sebagai bentuk dukungan baru Trump terhadap para perusuh dan kelompok bersenjata di Iran. Presiden AS itu sebelumnya juga menyebut kelompok tersebut sebagai “rakyat Iran” serta menyatakan kesiapan untuk membantu mereka, meskipun kebijakannya selama ini dikenal melalui penerapan sanksi paling keras dan dinilai ilegal terhadap rakyat Iran.

Dalam kesempatan sebelumnya, Trump bahkan sempat mengklaim akan mempertimbangkan langkah-langkah militer guna mendukung para perusuh. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa tingkat kerusuhan di Iran telah menurun secara signifikan, seiring meningkatnya kewaspadaan publik, berkurangnya dukungan masyarakat, serta terisolasinya kelompok-kelompok perusuh dan teroris bayaran.

Meski demikian, pernyataan dan ancaman terbaru Trump dinilai sebagai upaya untuk kembali mendorong unsur-unsur yang berpotensi mengganggu keamanan dan stabilitas nasional Iran.[HMP/ABI]

Baca juga : Iran Tangkap Ratusan Perusuh, Kerusuhan Dituding Disusupi Asing